Apakah Anjing Boleh Makan Tulang? Ini Kata Dokter Hewan
Daftar isi
Anjing memang suka mengunyah tulang, tetapi tulang bukan makanan yang aman tanpa syarat. Dokter hewan mengingatkan serpihan tulang, terutama tulang ayam dan tulang yang dimasak, bisa merobek tenggorokan, melukai lambung, hingga menyumbat usus.
Ringkasan
- "Tulang ayam, khususnya untuk anjing, saat digigit hancur dan serpihannya tajam bisa merobek tenggorokan," kata dokter hewan Novi Wulandari, seperti dilansir dari ANTARA [1].
- Tulang yang dimasak tidak boleh diberikan dalam bentuk apa pun, menurut Kompas.com yang melansir American Kennel Club (AKC) [2].
- Tulang mentah pun berisiko: bisa membawa bakteri seperti Salmonella dan mematahkan gigi bila terlalu keras [3].
- Bila anjing telanjur menelan tulang ayam, AKC menyarankan pemilik menghubungi dokter hewan dan tidak memancing muntah di rumah [4].
- Tersedak, leher terjulur, ngiler berlebihan, dan memuntahkan kembali makanan bisa menandakan sumbatan kerongkongan yang perlu segera ditangani dokter hewan [4].
Di film kartun, anjing kerap digambarkan lahap menggerogoti tulang. Padahal, menurut ANTARA, tulang bukanlah makanan ideal untuk anabul alias anak bulu [1].

Kenapa tulang berbahaya bagi anjing?
Dokter hewan Novi Wulandari menjelaskan risiko utamanya ada pada serpihan. "Tulang ayam, khususnya untuk anjing, saat digigit hancur dan serpihannya tajam bisa merobek tenggorokan," kata Novi di sela Indonesia International Pet Expo (IIPE), Tangerang, Jumat (26/8/2022), seperti dilansir dari ANTARA [1].
Kepada Kompas.com, Novi, yang merupakan dokter hewan sekaligus SEA Regulatory Affairs Lead Royal Canin Indonesia (milik Mars Inc.), produsen pakan hewan, menyampaikan hal serupa. "Kalau tulang lebih ke anjing karena mereka suka gigit-gigit tulang. Ini bisa tertelan dan merobek tenggorokan," ungkap Novi [5].
Menurut Novi, meski serpihan tulang bisa lewat dan masuk ke lambung, ada kemungkinan serpihan tajam itu melukai lambung dan akhirnya menimbulkan luka atau radang. "Sebagai gantinya, bisa memberikan mainan khusus anjing atau kucing yang memang ditujukan untuk digigit dan digerogoti," terang drh. Novi, seperti dilansir dari Ciayumajakuning.id [6].
Kompas.com, melansir AKC, Senin (12/9/2022), merinci bahaya lain yang bisa muncul [7]:
| Risiko | Penjelasan | Sumber |
|---|---|---|
| Tersedak | Potongan tulang kecil dapat tersangkut di tenggorokan dan menghalangi saluran udara | [7] |
| Luka di mulut hingga usus | Potongan tulang yang tajam dapat menusuk mulut, lidah, perut, dan usus | [7] |
| Gejala mirip sembelit | Fragmen tulang, terutama tulang rusuk, dapat bersarang di usus besar dekat rektum | [7] |
| Sumbatan usus | Fragmen yang terlalu besar dapat menghalangi aliran makanan dan dengan cepat menyebabkan penyakit parah | [7] |
| Pankreatitis | Tulang rusuk, terutama tulang rusuk babi, tinggi lemak dan dapat memicu radang pankreas | [7] |
| Diare | Tulang dan sumsumnya dapat menyebabkan diare | [7] |
Tulang yang dimasak lebih mudah menjadi serpihan, menurut AKC [4]. Kompas.com, mengutip VCA Animal Hospitals (afiliasi Mars Inc.), menyebut anjing yang memakan tulang masak dapat terancam gigi patah, luka pada mulut dan lidah, tersedak, luka pada lambung dan usus, hingga sumbatan [8]. "Tulang yang dimasak bisa menggores kerongkongan, bisa menggores saluran pencernaan, bahkan bisa menyebabkan luka tembus, yang merupakan salah satu hal terburuk," kata dokter hewan Brian Carson dari Virginia, AS, dalam wawancara dengan The Spruce Pets, seperti dilansir dari Kompas.com [8].
Tulang mentah lebih aman?
Pendapat dokter hewan soal tulang mentah tidak seragam. Dilansir dari Kompas.com yang mengutip Popsugar, dokter hewan Maureen Murithi menilai tulang mentah yang segar lebih aman dibandingkan tulang yang dimasak atau diasapi [9].
Namun, AKC mengingatkan tulang daging mentah dapat membawa bakteri seperti Salmonella. Tulang yang terlalu keras, bahkan yang mentah, juga dapat membuat gigi anjing patah [3]. Kompas.com, melansir AKC, menyebut banyak dokter hewan menilai pemberian tulang tidak sebanding dengan risiko cedera serius [7].
Bila tetap memberi tulang, AKC menyarankan beberapa aturan [3][7]:
- Tanyakan dulu ke dokter hewan sebelum memberi tulang daging mentah.
- Tulang harus lebih besar dari panjang moncong anjing agar tidak bisa ditelan utuh.
- Awasi anjing dan ambil tulang setelah 10–15 menit dikunyah, lalu simpan di lemari es.
- Buang tulang setelah tiga atau empat hari karena bakteri dapat tumbuh di permukaannya.
- Berikan tulang saat tidak ada anjing lain di sekitarnya, karena anjing yang ramah pun bisa sangat melindungi tulangnya.
- Periksa anjing secara berkala dan ambil tulang bila mulai pecah atau terlalu kecil.
Anjing telanjur menelan tulang, apa yang harus dilakukan?
Melansir AKC, dokter hewan Carly Fox dari The Schwarzman Animal Medical Center, New York, menyebut semua tulang ayam yang tertelan patut diwaspadai. Namun, tulang yang dimasak lebih mudah menjadi serpihan [4].
Langkah yang disarankan Fox, seperti dilansir dari AKC [4]:
- Jangan panik dan jangan merebut tulang. Mengejar anjing atau menarik paksa tulang justru bisa membuat anjing menelannya sekaligus. Tawarkan sesuatu yang lebih menarik, lalu ambil tulang dengan tenang saat anjing menukarnya.
- Hubungi dokter hewan untuk meminta arahan bila tulang sudah tertelan.
- Jangan memancing muntah di rumah. Cara ini dapat menyebabkan sumbatan kerongkongan, radang paru akibat tersedak, dan radang kerongkongan.
- Jangan langsung memberi makan. Fox menilai memberi makanan, misalnya roti, justru dapat menaikkan pH lambung untuk sementara sehingga memperlambat larutnya tulang. Lambung anjing yang sangat asam umumnya dapat melarutkan tulang ayam dalam beberapa jam.
- Amati 12–24 jam. Menurut Fox, umumnya tidak banyak yang perlu dikhawatirkan bila anjing tidak menunjukkan gejala dan makan normal dalam 12–24 jam.
Gejala yang perlu diwaspadai selama pengamatan antara lain muntah, ngiler, sulit menelan, dan tidak mau makan [4]. Bila satu-satunya gejala adalah diare, Fox menyebut kondisi ini biasanya membaik sendiri. Gejala lain menandakan anjing perlu diperiksa dokter hewan [4].
Bagaimana dokter hewan menangani anjing yang menelan tulang?
Menurut Fox, dokter hewan biasanya memulai dengan rontgen dada untuk memeriksa kerongkongan, sering kali sekaligus lambung. Bila tulang sudah berada di lambung, umumnya tidak perlu tindakan lanjutan karena lambung adalah tempat ideal tulang larut. Dokter hewan mungkin memberi obat antimuntah. Fox juga menyebut obat penurun asam lambung sebaiknya dihindari karena lambung yang asam membantu mencerna tulang [4].
Lain halnya bila tulang tersangkut di kerongkongan. Suara tersedak, leher terjulur, ngiler berlebihan, memuntahkan kembali makanan, atau tidak mau makan bisa menandakan sumbatan. Fox menyebut kondisi ini berpotensi mengancam nyawa dan perlu segera ditangani, idealnya di klinik gawat darurat yang dapat mengeluarkan tulang dengan endoskopi dalam pembiusan [4].
Kompas.com, melansir AKC, menambahkan bahwa fragmen tulang yang bersarang di usus besar dapat memerlukan perawatan di dokter hewan atau klinik darurat, termasuk enema [7].
Cara mencegah anjing makan tulang sisa
Pencegahan paling efektif adalah menjauhkan tulang dari jangkauan anjing. Kompas.com, melansir AKC, menyarankan piring berisi tulang dijauhkan saat memasak atau makan, dan tulang tidak dibuang ke tempat sampah yang bisa dibongkar anjing [7].
Fox menyarankan tulang dan sisa ayam segera dibereskan. Kantong sampah, meski sudah diikat, sebaiknya tidak diletakkan di tempat yang bisa dijangkau anjing [4]. Carson juga mengingatkan agar seluruh anggota keluarga dan tamu paham bahwa anjing tidak boleh diberi makanan sisa, terutama tulang yang dimasak [8].
Baca juga: Anjing Boleh Makan Apa Saja? Ini Daftar Makanan yang Aman dan yang Berbahaya
Catatan iklim tropis
Soal penyimpanan tulang, AKC menyebut bakteri dapat tumbuh di permukaan tulang dan menyebabkan gangguan usus, sehingga tulang perlu disimpan di lemari es di sela waktu mengunyah dan dibuang setelah tiga atau empat hari [3].
Pertanyaan umum
Cara mengobati anjing makan tulang?
Penanganan ditentukan dokter hewan. Langkah awal menurut AKC adalah menghubungi dokter hewan, tidak memancing muntah, dan mengamati gejala selama 12–24 jam. Rontgen dapat dilakukan untuk memastikan letak tulang, dan endoskopi diperlukan bila tulang tersangkut di kerongkongan [4].
Tulang apa yang aman untuk anjing?
AKC menyebut tidak ada tulang ayam yang sepenuhnya aman untuk anjing [4]. Untuk tulang lain, ukuran harus lebih besar dari moncong anjing dan pemberiannya diawasi [7].
Catatan: PetGizi tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Informasi dalam artikel ini bersifat umum. Bila anjing tersedak, sulit bernapas, atau terus muntah setelah menelan tulang, segera bawa ke dokter hewan.
Referensi
- ANTARA (27 Agustus 2022). Selain tulang, makanan ini pantang diberikan kepada kucing dan anjing. https://www.antaranews.com/berita/3083037/selain-tulang-makanan-ini-pantang-diberikan-kepada-kucing-dan-anjing. Diakses pada 30 Oktober 2026.
- Kompas.com (19 November 2022). Jangan Memberikan Anjing Tulang yang Dimasak, Ini Bahayanya. https://www.kompas.com/homey/read/2022/11/19/220230576/jangan-memberikan-anjing-tulang-yang-dimasak-ini-bahayanya. Diakses pada 30 Oktober 2026.
- American Kennel Club (diperbarui 27 Maret 2026). Can Dogs Eat Bones? https://www.akc.org/expert-advice/nutrition/can-dogs-eat-bones/. Diakses pada 30 Oktober 2026.
- Gibeault, S. American Kennel Club (diperbarui 22 Oktober 2026). Can Dogs Eat Chicken Bones? https://www.akc.org/expert-advice/health/what-to-do-dog-eats-chicken-bone/. Diakses pada 30 Oktober 2026.
- Kompas.com (31 Agustus 2022). Catat, Ini Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Anjing dan Kucing. https://www.kompas.com/homey/read/2022/08/31/194000976/catat-ini-makanan-yang-tidak-boleh-dikonsumsi-anjing-dan-kucing. Diakses pada 30 Oktober 2026.
- Ciayumajakuning.id (28 Agustus 2022). Tulang Bukan Makanan Ideal Kucing dan Anjing, Ini Santapan Bergizi Peliharaan Anda! https://ciayumajakuning.id/2022/08/28/tulang-bukan-makanan-ideal-kucing-dan-anjing-ini-santapan-bergizi-piaraan-anda/. Diakses pada 30 Oktober 2026.
- Kompas.com (12 September 2022). Bisakah Anjing Makan Tulang? https://www.kompas.com/homey/read/2022/09/12/205841876/bisakah-anjing-makan-tulang. Diakses pada 30 Oktober 2026.
- Kompas.com (23 Desember 2021). Ternyata, Anjing Tak Boleh Makan Tulang yang Dimasak. https://lifestyle.kompas.com/read/2021/12/23/120000620/ternyata-anjing-tak-boleh-makan-tulang-yang-dimasak-. Diakses pada 30 Oktober 2026.
- Kompas.com (3 Februari 2021). Risiko Memberi Tulang Mentah pada Anjing Menurut Dokter Hewan. https://www.kompas.com/homey/read/2021/02/03/094400076/risiko-memberi-tulang-mentah-pada-anjing-menurut-dokter-hewan. Diakses pada 30 Oktober 2026.