Makanan Anjing Terbaik untuk Puppy, Begini Cara Memilihnya
Daftar isi
Makanan anjing terbaik untuk puppy adalah pakan pertumbuhan yang lengkap dan seimbang serta sesuai ukuran rasnya. Melansir Merck Veterinary Manual, anak anjing ras besar dan raksasa perlu pakan pertumbuhan yang khusus diformulasikan untuk ras besar [1].
Ringkasan
- Pakan puppy sebaiknya berlabel lengkap untuk pertumbuhan; pakan "untuk semua tahap usia" juga diformulasikan untuk pertumbuhan, melansir WSAVA [3].
- Melansir Merck, pertumbuhan dan kematangan kerangka ras kecil dan sedang dapat selesai pada usia 8–12 bulan, sedangkan ras besar dan raksasa baru pada 10–16 bulan [1].
- VCA (afiliasi Mars Inc.) menyarankan pakan pertumbuhan hingga sekitar 18 bulan untuk ras besar dan 24 bulan untuk ras raksasa [2].
- Suplemen kalsium, fosfor, dan vitamin D di luar pakan pertumbuhan yang lengkap jarang diperlukan dan bisa tidak dianjurkan [1].
- Pertumbuhan lambat lebih baik daripada cepat; berat badan dipantau setiap minggu [1].
Rak pakan anjing di toko hewan kini dipenuhi label "puppy", "all life stages", hingga "large breed". Pilihan yang banyak itu kerap membingungkan. Padahal, ukuran yang dipakai dokter hewan untuk menilai pakan puppy cukup sederhana: kelengkapan gizi untuk tahap pertumbuhan dan kesesuaian dengan ukuran ras.

Apa yang membuat makanan puppy disebut bagus?
Makanan puppy yang bagus adalah pakan pertumbuhan yang lengkap dan seimbang [1][3]. Melansir Merck Veterinary Manual, pertumbuhan, kehamilan, dan menyusui meningkatkan kebutuhan nutrisi jauh di atas kebutuhan pemeliharaan. Karena itu, pakan pertumbuhan memiliki kepadatan nutrisi, daya cerna, dan ketersediaan hayati yang lebih tinggi agar nutrisi terpenuhi dalam volume makanan yang lebih kecil [1].
Melansir VCA Animal Hospitals (afiliasi Mars Inc.), pakan anak anjing idealnya mengandung protein 30–35 persen dan lemak 15–30 persen dari bahan kering, dengan daya cerna di atas 80 persen [4]. VCA juga mencatat semua anak anjing membutuhkan sumber asam lemak omega-3 EPA dan DHA untuk perkembangan otak dan retina [2].
Baca juga: Makanan Anak Anjing Berapa Kali Sehari? Ini Jadwal dan Porsinya
Bagaimana membaca label makanan puppy?
Pedoman WSAVA Global Nutrition Committee dan Merck menyarankan beberapa hal berikut [1][3]:
- Pernyataan kecukupan gizi. Pakan sebaiknya berlabel lengkap (complete). Melansir WSAVA, label juga dapat menyebut apakah kecukupan itu dibuktikan lewat uji pemberian pakan atau lewat formulasi [3].
- Tahap pertumbuhan. Pakan "untuk semua tahap usia" diformulasikan untuk reproduksi dan pertumbuhan, menurut WSAVA [3].
- Keterangan ras besar. Melansir Merck, pakan untuk anak anjing ras besar dan raksasa sebaiknya mencantumkan pernyataan AAFCO bahwa pakan tersebut cocok untuk pertumbuhan anjing berukuran besar, yakni 32 kg atau lebih saat dewasa [1].
- Kandungan kalori. WSAVA mencatat informasi kalori hanya wajib di label di Amerika Serikat; bila tidak tercantum, informasi ini dapat ditanyakan ke produsen [3].
Melansir VCA, pakan yang lolos uji pemberian pakan AAFCO telah diberikan kepada anak anjing selama beberapa bulan dan diperiksa dokter hewan tanpa temuan kelainan terkait gizi. Pakan yang diformulasikan mengikuti pedoman AAFCO tanpa uji tersebut juga dinilai aman, dan sebagian besar pakan memang tidak menjalani uji pemberian pakan [2].
Apa bedanya makanan puppy ras kecil dan ras besar?
Perbedaannya terletak pada kecepatan tumbuh dan kebutuhan mineral [1][2]. Melansir VCA, anak anjing ras besar dan raksasa dapat tumbuh pesat dalam beberapa bulan. Bila diberi makan berlebihan, kerangkanya mungkin tidak tumbuh secepat tubuhnya sehingga memicu penyakit ortopedi perkembangan [2].
| Aspek | Ras kecil dan sedang | Ras besar dan raksasa |
|---|---|---|
| Kematangan kerangka | 8–12 bulan [1] | 10–16 bulan [1] |
| Lama pakan pertumbuhan | Hingga ~90% berat dewasa [1] | Sekitar 18 bulan (ras besar) dan 24 bulan (ras raksasa), menurut VCA [2] |
| Jenis pakan | Pakan pertumbuhan atau semua tahap usia [1] | Pakan pertumbuhan khusus ras besar [1][2] |
| Kalsium dan fosfor | Mengikuti pakan lengkap [1] | Perlu dikontrol lebih ketat; rasio kalsium:fosfor 1,1:1 hingga 1,4:1 umumnya aman bila tidak makan berlebihan [2] |
| Frekuensi makan | Ras kecil mungkin perlu lebih dari 3 kali sehari [1] | Porsi terukur, berat dipantau setiap minggu [1] |
Tabel: perbedaan pakan puppy ras kecil dan ras besar, melansir Merck Veterinary Manual dan VCA Animal Hospitals [1][2].
Soal suplemen, Merck mencatat penambahan kalsium, fosfor, dan vitamin D di luar kandungan pakan pertumbuhan yang lengkap jarang diperlukan dan bisa tidak dianjurkan [1]. VCA juga menyarankan anak anjing ras besar tidak diberi pakan dewasa atau suplemen, karena pakan dewasa mungkin tidak memenuhi rasio kalsium dan fosfor yang dibutuhkan [2].
Berapa banyak dan berapa kali puppy diberi makan?
Melansir Merck, anak anjing sejak disapih hingga usia 6 bulan umumnya diberi makan tiga kali sehari, lalu dua kali sehari pada usia 6–12 bulan [1].
Merck menegaskan bahwa pemberian makan berlebihan saat masa pertumbuhan mempercepat laju tumbuh. Hal ini tidak diinginkan karena tidak sejalan dengan perkembangan kerangka yang baik dan berkontribusi pada obesitas di kemudian hari. Pertumbuhan yang lambat lebih baik daripada pertumbuhan cepat, dan berat badan sebaiknya dipantau setiap minggu [1].
Merck juga mencatat, anak anjing ras besar yang diberi 50–70 persen dari asupan bebas saudara seperindukannya tidak mengalami hambatan tinggi, panjang, maupun massa tulang dan otot; yang berubah hanya total lemak tubuh [1].
VCA menyarankan anak anjing dijaga pada skor kondisi tubuh (BCS) 4 dari 9 untuk mencegah pertumbuhan terlalu cepat, serta menghindari camilan dan makanan lain selama masa pertumbuhan agar menu tidak menjadi tidak seimbang [2].
Catatan iklim tropis
Soal penyimpanan pakan kering di udara panas dan lembap, penelitian Hibberson dan Vogelnest (2014) menemukan tungau gudang pada 7 dari 9 sampel pakan kering anjing setelah disimpan pada kondisi rata-rata 26°C dan kelembapan 80 persen selama 6 minggu [5].
Pertanyaan umum
Makanan puppy diberikan sampai umur berapa?
Melansir Merck, pakan pertumbuhan diberikan hingga anak anjing mencapai kematangan kerangka, bukan hanya sampai pertumbuhannya tampak berhenti. Setelah anjing mencapai sekitar 90 persen berat dewasa yang diperkirakan, pakan yang kurang padat nutrisi umumnya dianjurkan [1]. VCA menyarankan pakan pertumbuhan ras besar hingga sekitar 18 bulan dan ras raksasa 24 bulan [2]. Rinciannya ada di Makanan Puppy Sampai Umur Berapa?.
Seperti apa makanan puppy yang bagus?
Pakan berlabel lengkap untuk pertumbuhan atau untuk semua tahap usia [3], dengan keterangan ras besar bila anjing diperkirakan berbobot 32 kg atau lebih saat dewasa [1].
Bolehkah puppy diberi pakan anjing dewasa agar lebih hemat?
Tidak dianjurkan. Melansir VCA, pakan dewasa dapat memiliki kandungan energi yang sangat berbeda dan mungkin tidak menyediakan semua nutrisi esensial untuk pertumbuhan [2].
Catatan: PetGizi tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan dokter hewan untuk penanganan masalah kesehatan hewan peliharaan. Artikel ini belum ditinjau dokter hewan.
Referensi
- Merck Veterinary Manual. Feeding Practices in Small Animals. https://www.merckvetmanual.com/management-and-nutrition/nutrition-small-animals/feeding-practices-in-small-animals. Diakses pada 30 Oktober 2026.
- VCA Animal Hospitals. Nutritional Considerations for Large and Giant Breed Dogs. https://vcahospitals.com/know-your-pet/nutritional-considerations-for-large-and-giant-breed-dogs. Diakses pada 30 Oktober 2026.
- WSAVA Global Nutrition Committee (2021). Guidelines on Selecting Pet Foods. https://wsava.org/wp-content/uploads/2021/04/Selecting-a-pet-food-for-your-pet-updated-2021_WSAVA-Global-Nutrition-Toolkit.pdf. Diakses pada 30 Oktober 2026.
- VCA Animal Hospitals. Nutrition, Skin, and Dogs. https://vcahospitals.com/know-your-pet/nutrition-skin-and-dogs. Diakses pada 30 Oktober 2026.
- Hibberson, C.E. & Vogelnest, L.J. (2014). Storage mite contamination of commercial dry dog food in south-eastern Australia. Australian Veterinary Journal. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24862999/. Diakses pada 30 Oktober 2026.