Kucing

Makanan Kucing Murah yang Bagus, Begini Cara Memilihnya

Daftar isi
  1. Apakah makanan kucing murah pasti kurang bagus?
  2. Apa yang perlu dicek di label pakan murah?
  3. Bagaimana menghitung biaya pakan yang sebenarnya?
  4. Bagaimana tahu pakan murah cocok untuk kucing?
  5. Catatan iklim tropis
  6. Pertanyaan umum
  7. Referensi

Makanan kucing murah tetap bisa menjadi pilihan yang baik selama label menyatakan pakan lengkap dan seimbang untuk usia kucing. Menurut dokter hewan Radhiyan Fadiar Sahistya, pakan kering yang lebih murah umumnya mengandung lebih banyak tepung-tepungan, sehingga komposisi dan kondisi tubuh kucing perlu diperhatikan [1].

Ringkasan

  • Pakan yang dijadikan makanan utama sebaiknya berlabel "complete" atau lengkap; pakan berlabel pelengkap cukup 10 persen atau kurang dari menu harian, menurut pedoman WSAVA [2].
  • Pakan kering murah umumnya lebih banyak mengandung tepung-tepungan dibandingkan protein, kata Radhiyan kepada ANTARA [1].
  • Harga mahal tidak menjamin daya cerna yang baik; hasilnya terlihat dari tubuh kucing dalam 3–4 bulan [1].
  • Makanan kering umumnya lebih murah ketimbang makanan basah, tetapi asupan air perlu dijaga [3][6].
  • Di udara panas dan lembap, pakan kering yang disimpan berisiko tercemar tungau gudang [5].

Harga pakan kerap menjadi pertimbangan utama pemilik kucing, terutama yang memelihara lebih dari satu ekor. Namun, harga di kemasan hanya satu bagian dari persoalan. Yang menentukan adalah kelengkapan gizi, kesesuaian dengan usia kucing, dan seberapa baik nutrisi itu terserap tubuh.

Makanan Kucing Murah yang Bagus, Begini Cara Memilihnya

Apakah makanan kucing murah pasti kurang bagus?

Tidak selalu. Dokter hewan jebolan Universitas Gadjah Mada, Radhiyan Fadiar Sahistya, dalam gelar wicara di Central Park, Jakarta, Jumat (5/7/2024), yang menurut keterangan foto ANTARA juga menjadi lokasi pameran produk pakan kucing kemasan, menyebut daftar kandungan pada kemasan pakan biasanya hampir mirip meski harganya beragam. Pembedanya ada pada bahan baku [1].

Radhiyan menjelaskan, pakan kering yang lebih murah umumnya mengandung tepung-tepungan lebih banyak ketimbang protein. Hal itu dilakukan produsen untuk menekan harga [1].

"Kucing pada dasarnya, hewan karnivora sejati, yang mana kebutuhan nutrisi utamanya, protein, bukan karbohidrat, beda dengan anjing, kalau anjing masih bisa, kalau kucing tidak, terlalu banyak karbohidrat akan membuat tubuh kucing bergelambir dan tidak sehat," kata Radhiyan dalam gelar wicara di Jakarta, Jumat (5/7/2024), seperti diberitakan ANTARA [1].

Meski begitu, menurut Radhiyan, produk mahal tidak selalu menjadi yang terbaik. Ada pakan dengan kandungan nutrisi tinggi tetapi daya cernanya rendah.

"Ada produk makanan yang dia memang, dari segi nutrisi kualitasnya tinggi, tapi, daya cernanya kurang, contoh, proteinnya 80, yang mampu terserap tubuh hanya 20, 60 keluar bersama kotoran," ujarnya [1].

Baca juga: Makanan Kucing yang Bagus Seperti Apa?

Apa yang perlu dicek di label pakan murah?

Pedoman pemilihan pakan dari WSAVA Global Nutrition Committee menyarankan pemilik memeriksa beberapa hal pada label [2]. Berikut daftar periksanya:

Sebagai gambaran kandungan protein, Kompas.com, melansir PetMD (milik Chewy), menyebut sebagian besar pakan anjing memiliki protein "as-fed" 18–26 persen. Untuk kucing, asisten dokter hewan Megan Keller menyarankan target protein "as-fed" setidaknya 30–34 persen [4].

Bagaimana menghitung biaya pakan yang sebenarnya?

Biaya harian pakan dapat dihitung dari harga per gram dan takaran harian pada kemasan:

Langkah Yang dihitung
1 Harga kemasan ÷ berat kemasan (gram) = harga per gram
2 Takaran harian di kemasan sesuai berat badan kucing (gram)
3 Harga per gram × takaran harian = biaya per hari
4 Biaya per hari × 30 = perkiraan biaya per bulan

Dari sisi jenis pakan, Halodoc mencatat harga makanan kering yang lebih murah ketimbang makanan basah membuat banyak pemilik memilihnya [3]. Liputan6.com, melansir Martha Stewart, juga mengutip drh. Athena Gaffud dari TotalVet yang menilai makanan kering lebih terjangkau serta lebih mudah disimpan dan digunakan [6].

Namun, makanan kering mengandung air jauh lebih sedikit. Liputan6.com, melansir Martha Stewart, menyebut kandungan air pakan kering biasanya sekitar 10 persen, sedangkan makanan kaleng sekitar 75 persen [6]. Hello Sehat mencatat kucing dewasa yang mengonsumsi makanan kering disarankan membutuhkan air lebih banyak [7].

Bagaimana tahu pakan murah cocok untuk kucing?

Menurut Radhiyan, daya serap nutrisi sebenarnya perlu diperiksa di laboratorium. Namun, pemilik bisa menilainya dari kondisi fisik kucing. Pakan berkualitas akan membuat tubuh kucing padat berisi tetapi tidak bergelambir [1].

"Dalam waktu 3-4 bulan akan terlihat, ketika produk makanan itu kandungan tepungnya rendah, bentuk badannya tidak akan bergelambir, tapi kalau bergelambir, artinya bahan bakunya lebih banyak tepung atau lemak," ujar Radhiyan [1].

Baca juga: Kucing Gemuk Berapa Kg? Cara Menilai Berat Badan Kucing · Kucing Diare

Catatan iklim tropis

Soal penyimpanan pakan kering di udara panas dan lembap, penelitian Hibberson dan Vogelnest (2014) di Australia mencatat tungau gudang ditemukan pada 7 dari 9 sampel kantong pakan kering anjing baru yang belum dibuka, setelah disimpan pada kondisi rata-rata 26°C dan kelembapan 80 persen selama 6 minggu [5]. Penelitian itu menggunakan pakan anjing, bukan pakan kucing [5].

Pertanyaan umum

Apakah boleh mencampur pakan kering murah dengan nasi agar hemat?

Tidak ideal. Kompas.com, melansir PetMD, menyebut nasi tidak beracun bagi kucing tetapi bukan makanan yang ideal, dan jumlahnya dibatasi kurang dari satu sendok makan per minggu [8].


Catatan: PetGizi tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan dokter hewan untuk penanganan masalah kesehatan hewan peliharaan. Artikel ini belum ditinjau dokter hewan.

Referensi

  1. ANTARA (6 Juli 2024). Dokter beri tips pilih makanan kering yang baik untuk anabul tersayang. https://www.antaranews.com/berita/4184748/dokter-beri-tips-pilih-makanan-kering-yang-baik-untuk-anabul-tersayang. Diakses pada 30 Oktober 2026.
  2. WSAVA Global Nutrition Committee (2021). Guidelines on Selecting Pet Foods. https://wsava.org/wp-content/uploads/2021/04/Selecting-a-pet-food-for-your-pet-updated-2021_WSAVA-Global-Nutrition-Toolkit.pdf. Diakses pada 30 Oktober 2026.
  3. Halodoc (26 Juli 2023). Makanan Basah atau Kering untuk Kucing, Mana yang Lebih Baik? https://www.halodoc.com/artikel/makanan-basah-atau-kering-untuk-kucing-mana-yang-lebih-baik. Diakses pada 30 Oktober 2026.
  4. Kompas.com (18 Februari 2023). Bolehkah Kucing Mengonsumsi Makanan Anjing? (melansir PetMD, milik Chewy). https://www.kompas.com/homey/read/2023/02/18/081500076/bolehkah-kucing-mengonsumsi-makanan-anjing-. Diakses pada 30 Oktober 2026.
  5. Hibberson, C.E. & Vogelnest, L.J. (2014). Storage mite contamination of commercial dry dog food in south-eastern Australia. Australian Veterinary Journal. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24862999/. Diakses pada 30 Oktober 2026.
  6. Liputan6.com. Plus Minus Dry Food untuk Kucing Menurut Dokter Hewan. https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8094379/plus-minus-dry-food-untuk-kucing-menurut-dokter-hewan. Diakses pada 30 Oktober 2026.
  7. Hello Sehat. Takaran Makan Kucing. https://hellosehat.com/sehat/informasi-kesehatan/takaran-makan-kucing/. Diakses pada 30 Oktober 2026.
  8. Kompas.com (26 Maret 2025). Apakah Kucing Boleh Makan Nasi? (melansir PetMD, milik Chewy). https://www.kompas.com/homey/read/2025/03/26/170000776/apakah-kucing-boleh-makan-nasi. Diakses pada 30 Oktober 2026.